Friday, July 29, 2011

the black shirt Waffen-SS






Pasukan SA (nama ringkas bagi Sturm Abteilung) atau juga dikenali sebagai SS (dalam bahasa Inggeris "Storm Section") dan beberapa nama lain seperti stormtroopers atau brownshirts, telah ditubuhkan oleh Adolf Hitler pada 1921. Pada mulanya SA berperanan sebagai pasukan peribadi bagi beliau. Biasanya SA akan diarahkan untuk menganggu mesyuarat partai-partai pembangkang dengan cara keganasan serta melindungi Hitler dari serangan balasan.



Sejarah Awal

Kaptan Ernst Roehm dari Tentera Bavaria memainkan tugas yang penting merekrut ahli-ahli yang baru dan merupakan pemimpin SA yang pertama.

Kebanyakan daripada mereka adalah bekas ahli Freikorps (sayap kanan tentera peribadi yang berkembang selepas Perang Dunia I) dan mereka berpengalaman luas dalam menundukkan saingan dengan cara keganasan.

Apabila Roehm meninggalkan Jerman untuk bekerja di Bolivia pada 1925, jawatannya telah diambil oleh Heinrich Himmler. Namun demikian, pada 1931 Hitler memanggil balik Roehm ke Jerman untuk mengetuai SA semula. Keputusan Hitler amatlah tepat kerana dalam jangkamasa setahun, Roehm berjaya menambahkan ahli SA dari 70,000 ke 170,000 orang. Pada 1934, keahlian SA telah mencapai angka 4,500,000 orang.

Pasukan SA memakai jaket kelabu, pakaian berwarna cokelat (baju khaki yang pada asalnya untuk tentera di Afrika tetapi dibeli secara pukal dari Tentera Jerman oleh Partai Nazi), jalur tangan swastika, topi "ski-caps", knee-breeches, stokin bulu tebal dan but perang combat boots.


Pasukan SS (Schutzstaffel) adalah pasukan elit Nazi Jerman yang paling dibanggakan Adolf Hitler karena pada Perang Dunia II pasukan ini terkenal dengan kekejamannya.

Adolf Hitler mendirikan Schutzstaffel (SS) pada April 1925, sebagai kelompok pengawal pribadi. Dengan berlalunya waktu, gerombolan kecil pengawal ini berkembang dari 300 anggota pada 1925 menjadi 50.000 pada 1933 saat Hitler memegang kekuasaan. Orang yang bertanggung jawab atas perkembangan ini ialah Heinrich Himmler, yang memimpin SS dari 1929 sampai kehancurannya pada 1945. Antara 1934 dan 1936, SS mendapat pengawasan dari angkatan polisi Jerman dan mengembangkan pertanggungjawaban mereka. Karena pertanggungjawaban baru ini, SS terbagi ke dalam 2 sub-unit: Allgemeine-SS (SS Umum), dan Waffen-SS (SS Bersenjata). Digabung, 2 kelompok ini terdiri lebih dari 250.000 anggota dari 1939.

SS Umum menghadapi persoalan polisi lokal dan dengan "persoalan rasial." Penyusun utama SS Umum ialah Reichssicherheitshauptamt ("RSHA," Kantor Pusat Keamanan dalam bahasa Jerman). RSHA sendiri terbagi ke dalam 4 subkelompok, termasuk yang banyak dikenal sebagai Gestapo, dipimpin oleh Heinrich Müller. RSHA juga menghadapi mata-mata asing dan kontraintelijen.

SS Bersenjata terdiri dari 3 kelompok utama. Yang pertama ialah Leibstandarte, pengawal pribadi Hitler. Yang kedua ialah Totenkopfverbände (Death's-Head Battalions), yang mengepalai kematian dan kamp konsentrasi. Kelompok ketiga ialah Verfügungstruppen (Pasukan Penempatan), unit penempur elit yang dikenal karena siasat tempur hebatnya, yang digabungkan dengan pasukan reguler Jerman. Agar memiliki sifat benci dalam tugas mereka, para anggota SS dididik selama beberapa tahun dalam kebencian rasial, dianjurkan membekukan hati mereka pada penderitaan manusia.

Tak seperti SA ("Sturmabteilung," bahasa Jerman untuk Divisi Penyerangan, juga dikenal sebagai "Kemeja Coklat"), yang dianggap sebagai kelompok kemiliteran terpisah yang bekerja untuk kebaikan Jerman, SS di bawah pengawasan total Hitler. Secara mudah dapat dikenal dengan lencana "S" berbentuk halilintar pada seragam hitam mereka, mereka segera menjadi terkenal sebagai yang paling sejati dari seluruh orang Jerman. Untuk memfasilitasinya, Himmler meminta bahwa masing-masing opsir membuktikan sejarah rasial dari keluarganya yang diurut balik sampai tahun 1700. Sambil SS berkembang dan menjadi lebih kompleks, menjadi dewasa ke dalam tulang belakang rezim Nazi.

Pada mulanya, Para anggotanya terdiri atas para pemuda pilihan yang memiliki fisik kuat dan telah teruji kemurnian ras Arya mereka.


Unit ini terbentuk dari tiga bagian SS, yaitu :

* Leibstandarte (pasukan pengawal pribadi Hitler);

* SSVT (SS-Verfuegungstruppe, atau pasukan khusus SS);

* dan SSVT. Divisi SS Totenkopf
dibentuk dari anggota SS Totenkopfverbaende (Formasi Maut SS), yaitu unit SS yang bertugas menjaga kamp-kamp konsenstrasi. Komandan pertamanya adalah Theodor Eicke, kepala inspektorat kamp konsentrasi. Medan tempur pertama mereka adalah Eropa Barat pada tahun 1940, namun kemudian mereka menghabiskan masa peperangan terutama di Front Timur. Mereka menyerah kepada Tentara Merah di Praha pada bulan Mei 1945 setelah Jerman menandatangani penyerahan. Divisi Totenkopf merupakan salah satu unit Waffen-SS yang terbaik. Akan tetapi, mereka pun merupakan salah satu formasi Waffen-SS yang memiliki nama buruk. Salah satu alasannya tidak terlepas oleh fakta keterkaitannya dengan kamp konsentrasi. Namun di medan laga pun mereka memperlihatkan kekejamannya, di mana sebuah kompi Totenkopf membunuh puluhan tawanan Inggris di Wormhoudt pada tahun 1940. Atas kejahatan tersebut, komandan kompi itu kemudian dihukum gantung setelah perang.


Ketiganya, beserta sebuah unit kepolisian yang dimiliterisasikan, digabungkan di bawah bendera Waffen-SS pada bulan Desember 1940.

Selama Perang Dunia II, kekuatan Waffen-SS membengkak menjadi kira-kira 40 divisi. Akan tetapi tidak semuanya beranggotakan orang Jerman. Ketika jumlah korban semakin meningkat, Waffen-SS menerima para sukarelawan asing untuk bertempur di bawah panjinya. Dimulai dari orang-orang Eropa Barat yang dianggap berkerabat dengan orang Jerman (Skandinavia, Belgia, Perancis, dan Belanda), barisan bersenjata SS ini kemudian dibanjiri oleh para sukarelawan Ukraina, Rusia, Kosak, Baltik, kaum Muslim Balkan, Soviet serta India

Di medan perang, Waffen-SS, terutama divisi-divisi panzernya, sangat disegani oleh lawan maupun kawan. Akan tetapi kebanyakan unit lainnya, terutama yang berasal dari sukarelawan Balkan dan Uni Soviet kebanyakan tidak terpercaya.

Setelah perang, unit ini dihukum oleh Pengadilan Nuremberg sebagai sebuah organisasi kriminal. Hal ini bukan hanya dikarenakan keterkaitannya dengan kamp-kamp konsentrasi dan unit-unit pembunuh mobil SS namun juga karena tindakan kekejaman terhadap penduduk sipil maupun tawanan perang yang dilakukan sejumlah unit tempurnya.

No comments:

Post a Comment